Langsung ke konten
BikinPro
Karier

Cara Membuat CV yang Lolos Screening ATS (dan Kesalahan yang Bikin Gugur)

31 Juli 2026

Kamu melamar ke tiga puluh lowongan dan tidak satu pun membalas. Sebelum menyalahkan pengalaman kerjamu, ada kemungkinan lain yang lebih membosankan: CV-mu tidak pernah sampai ke mata manusia.

Banyak perusahaan menyaring lamaran dengan sistem pelacak pelamar (ATS) yang membaca CV secara otomatis. Kalau sistemnya tidak bisa membaca berkasmu, kamu gugur tanpa pernah dinilai.

Kenapa CV bisa tidak terbaca sistem

ATS membaca teks. Apa pun yang bukan teks polos berisiko hilang atau terbaca berantakan.

Yang sering merusak pembacaan:

  • Tabel dan kolom ganda. Sistem membaca dari kiri ke kanan, jadi tata letak dua kolom sering menghasilkan kalimat yang teracak-acak
  • Teks di dalam kotak teks atau bentuk grafis. Sering tidak terbaca sama sekali
  • Ikon sebagai pengganti label. Ikon amplop tanpa tulisan "Email" tidak berarti apa-apa bagi sistem
  • Header dan footer. Sebagian sistem melewatkan area ini — jangan taruh kontakmu di sana
  • Font dekoratif yang tidak umum
  • CV berupa gambar atau hasil scan. Ini kasus paling fatal — tidak ada teks yang bisa dibaca sama sekali

Yang aman:

  • Satu kolom, dari atas ke bawah
  • Judul bagian yang standar: Pengalaman Kerja, Pendidikan, Keahlian
  • Font umum yang mudah dibaca
  • Format PDF berbasis teks (bukan PDF hasil scan)
  • Tanggal dengan format konsisten

CV Maker menghasilkan CV dengan struktur satu kolom yang aman dibaca sistem, sekaligus tetap rapi saat dilihat manusia.

Cara cepat menguji CV-mu

Buka file PDF CV-mu, blok seluruh isinya, salin, lalu tempel ke aplikasi catatan polos.

  • Kalau hasilnya teks yang urut dan masuk akal → aman
  • Kalau kalimatnya teracak atau ada bagian yang hilang → tata letaknya bermasalah
  • Kalau tidak ada teks yang tersalin sama sekali → CV-mu berupa gambar, dan hampir pasti gugur di penyaringan otomatis

Tes lima detik ini menyelamatkan lebih banyak lamaran daripada memperindah desain berjam-jam.

Struktur isi yang benar

Bagian atas — identitas Nama, nomor telepon, email, kota, dan tautan profil profesional. Taruh di badan dokumen, bukan di header.

Pakai alamat email yang wajar. Alamat email masa SMA yang lucu-lucuan menimbulkan kesan yang tidak kamu inginkan.

Ringkasan singkat Dua sampai tiga kalimat tentang siapa kamu dan apa yang kamu cari. Sesuaikan dengan posisi yang dilamar — ringkasan generik tidak menambah apa pun.

Pengalaman kerja Urutkan dari yang terbaru. Untuk tiap posisi: jabatan, nama perusahaan, periode, lalu poin-poin pencapaian.

Ini bagian yang paling menentukan, dan aturannya satu: tulis hasil, bukan daftar tugas.

Lemah Kuat
Bertanggung jawab atas media sosial Menaikkan pengikut Instagram dari 4.000 ke 21.000 dalam 8 bulan
Membantu tim penjualan Menutup 34 kesepakatan baru senilai Rp 1,2 miliar di 2025
Mengurus laporan bulanan Memangkas waktu penyusunan laporan bulanan dari 3 hari jadi 4 jam dengan otomatisasi

Angka membuat klaimmu bisa diverifikasi dan langsung membedakanmu dari pelamar yang menulis deskripsi pekerjaan.

Kalau pekerjaanmu sulit diukur dengan angka, gunakan skala atau hasil lain: berapa orang yang kamu tangani, berapa proyek yang selesai, masalah apa yang hilang setelah kamu menanganinya.

Pendidikan Institusi, jurusan, tahun lulus. Untuk yang sudah punya pengalaman kerja beberapa tahun, bagian ini singkat saja dan taruh setelah pengalaman.

Keahlian Spesifik dan relevan. "Microsoft Office" tidak berarti banyak; "Excel — pivot table, VLOOKUP, Power Query" jauh lebih informatif.

Cantumkan kata kunci yang muncul di iklan lowongannya — selama itu memang keahlian yang kamu punya. Sistem penyaring sering mencocokkan kata kunci, dan menuliskan keahlian dengan istilah yang sama dengan iklannya membantu.

Jangan mengarang keahlian yang tidak kamu kuasai. Wawancara teknis akan membongkarnya dalam lima menit.

Panjang dan format berkas

Satu halaman untuk pengalaman di bawah lima tahun. Dua halaman untuk yang lebih senior. Tiga halaman hampir tidak pernah dibutuhkan.

Kalau tidak yakin CV-mu kepanjangan, Hitung Kata memberi gambaran cepat. Sebagai patokan, CV satu halaman yang padat berisi sekitar 350–500 kata.

Kirim sebagai PDF, kecuali lowongannya secara eksplisit meminta format lain. PDF menjaga tampilannya tetap sama di perangkat mana pun.

Beri nama berkas dengan benar: CV - Nama Lengkap - Posisi.pdf. Bukan cv fix banget final revisi 3.pdf — nama berkas ikut terlihat oleh perekrut.

Kalau ukuran berkasnya melebihi batas unggah, Kompres PDF memperkecilnya. Kalau lowongannya meminta pas foto, Pas Foto Maker menyiapkannya dengan ukuran yang benar.

Soal foto di CV

Praktiknya berbeda-beda. Di Indonesia banyak lowongan yang masih meminta foto, sementara sebagian perusahaan multinasional justru menghindarinya untuk mengurangi bias dalam penyaringan.

Pedoman praktis: cantumkan kalau lowongannya meminta, lewati kalau tidak disebutkan. Kalau memang dicantumkan, gunakan foto profesional dengan latar polos — bukan foto liburan yang dipotong.

Kesalahan yang paling sering fatal

  • Mengirim CV yang sama ke semua lowongan. Minimal sesuaikan ringkasan dan urutan keahliannya
  • Salah ketik nama perusahaan yang dilamar. Ini langsung menghancurkan kesan
  • Kontak yang salah. Cek ulang nomor telepon dan email — mengejutkan seberapa sering ini terjadi
  • Tidak ada tanggal pada pengalaman kerja. Terlihat seperti menyembunyikan sesuatu
  • Menjelaskan jeda karier dengan bertele-tele. Sebutkan singkat dan jujur, lanjut
  • Menaruh informasi pribadi yang tidak relevan seperti status perkawinan atau agama, kecuali diminta
  • Mengirim tautan yang tidak bisa dibuka. Cek dari perangkat lain sebelum mengirim

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah semua perusahaan pakai ATS? Tidak. Perusahaan kecil sering membaca lamaran secara manual. Tapi CV yang ramah sistem juga tetap enak dibaca manusia, jadi mengikuti aturan ini tidak merugikan.

CV kreatif dengan desain menarik boleh? Untuk posisi desain yang portofolionya jadi penilaian utama, desain bisa membantu. Untuk sebagian besar posisi lain, desain rumit justru meningkatkan risiko gugur di penyaringan otomatis. Kalau ragu, kirim versi sederhana dan sertakan tautan portofolio.

Perlu mencantumkan gaji yang diharapkan? Hanya kalau diminta. Kalau diminta, sebut kisaran berdasarkan riset pasar untuk posisi dan kotamu.

Bagaimana menulis CV kalau belum punya pengalaman kerja? Angkat pengalaman organisasi, magang, proyek kuliah, kerja lepas, dan kegiatan sukarela — dengan pendekatan yang sama: tulis hasilnya, bukan sekadar keterlibatannya.

Berapa lama CV saya sebenarnya dilihat? Pada penyaringan awal, sangat singkat. Karena itu informasi terpenting harus berada di sepertiga atas halaman pertama.

Tools Terkait